Kata-katanya selalu ajaib. Ya, laki-laki itu, yang mengisi hatiku sekarang.
Bahkan ketika aku sedang meragu. Hal-hal yang banyak ditakutkan wanita ketika mendengar kata 'menikah'.
Ya aku takut. Sebut saja aku pengecut! Aku memang seperti itu.
Tapi kau, selalu bisa menjawab ketakutanku dengan baik. Membuatku lebih tenang.
Bahagia. Ya, itu yang selalu kita inginkan. Bahkan ketika kita berencana menikah. Mana ada orang yang berencana ingin hidup sedih??
Tak ada tentu. Dan aku, lagi-lagi, selalu memikirkan hal terburuk dari setiap tindakan.
Ya, menikah. Aku takut tidak bahagia.
Aku pernah berpikir untuk tidak menikah daripada menikah dan tidak bahagia. Ketika hidup sendiri, tentu kau tidak akan pernah mengecewakan dirimu sendiri kan?
Sedangkan bersama orang lain, akan selalu ada konflik.
Aku takut. Iya. Tetapi ketakutan terbesarku rasanya masih bisa aku antisipasi dari sekarang.
Ada dua. Lalu aku bertanya pada lelaki itu, tentang ketakutanku ini.
Lalu apa jawabannya?
1. Aku takut bercerai, kataku.
Lalu dia bilang "Ya sudah tidak usah bercerai. Setelah menikah, kita bubarkan saja menteri agama, biar gak bisa cerai!" Yeah, how briliant it is! -_____-"
"Tapi kan, dalam Islam, tetap ada talak!" kataku menanggapi jawaban konyolnya dengan serius. "Ya sudah, kita hapuskan saja kata-kata itu!". Hih! Udah ngerasa kaya Tuhan nih orang! -______-" *speechless*
2. Aku takut diduain, kataku.
"Saya kan sudah kenal sama kamu, keluarga kamu. Kamu pun seperti itu, mana mungkin saya rusak hubungan ini. Dan lagi nanti mah punya anak, gak kan mungkin kepikiran kaya gitu." jawabnya.
"Tapi kan cowok mah bisa aja kaya gitu!" balasku.
"Ya tergantung cewenya juga sih..." katanya.
"Tuh kan..." kataku.
"Coba kamu sebutin apa alasanku sampe selingkuh?" tantangnya.
"Ya gak tau! Mungkin ceweknya lebih cantik,,," jawabku.
"Gini deh, saya punya pengalaman buruk tentang itu. Jadi saya tak ingin itu terjadi pada keluarga atau anak-anak saya kelak." katanya.
Well, akhirnya aku percaya padanya. Setidaknya, aku akan pegang omongannya. Setidaknya aku bisa mengantisipasi hal buruk tersebut dari sekarang.
Lebih lega.. :)
Padahal, tadinya, kalo point no.2 itu tetap dia keukeuh (misalnya poligami), diriku lebih milih mundur, dan mungkin tidak akan menikah.hehe v-.-
Rabu, 07 Agustus 2013
Meragu
Minggu, 21 April 2013
Penculikan
Sabtu kemarin, Puteri diculik oleh Kesatria. Dia membawaku ke dunia lain, dunia dongeng.
Kami disambut oleh Winnie the pooh.
![]() |
| Winnie The Pooh |
![]() |
| Nagini |
![]() |
| Saya dan Rusa |
![]() | |
| Ular Medusa |
![]() |
| Peter Parker Lagi Bobo Siang |
![]() |
| Me n Peter Parker |
![]() |
| Lambang Negara Kita |
![]() |
| Ini Aslinya Berisik! |
Orang-orang disini menyebut tempatnya kebun binatang.
Read More......
Minggu, 07 April 2013
Kisah Puteri dan Kesatria (KPK)
Puteri
Aku adalah puteri. Mempunyai orang tua yang baik. Mereka jarang marah. Bagaimana bisa mereka marah kalau sekali bentak, aku langsung menangis. Walau dengan fisikku yang tidak terlalu kuat (aku sering sakit-sakitan dari kecil, mungkin itu juga yang membuat mereka tidak tega padaku), aku selalu punya keinginan besar.
Segala kebutuhanku selalu tercukupi. Bahkan kadang berlebih. Suatu saat Sang Ratu, ibundaku pernah membelikan jas hujan, aku hanya memakainya sekali. Aku lebih memilih hujan-hujanan karena tak ada orang lain yang memakainya. Kadang aku tidak suka bila berbeda dengan yang lain. Ketika mamaku membelikanku tas gendong pink lucu bergambar puteri sepertiku, aku merasa teman-teman wanita sekelasku iri padaku. Mereka menginginkannya. Sampai ada seorang teman merusaknya. Aku kesal, tapi biarlah.
Sampai aku tumbuh dewasa, aku ingin
berpetualang. Ingin mandiri kataku. Orang tuaku sebenarnya tidak terlalu rela jauh-jauh dariku. Tapi mereka, lagi-lagi tidak bisa menolak kemauanku.
Keluar dari istana itu menyenangkan, karena kau bisa bebas melakukan apa saja. Tak ada pengawal, tak ada orang tua yang cerewet dan mengkhawatirkan kesehatanmu. Walau kadang mereka tetap menghubungiku, menanyakan segala macam, dan segala kebutuhanku tetap disokong oleh mereka. Ya, aku tidak benar-benar mandiri ternyata, tapi aku bersyukur dengan kebebasanku.
Beruntungnya, aku berkenalan dengan teman-teman yang baik. Tak ada yang jahat. Lingkunganku masih seperti itu, tak terlalu beda dengan di istana. Mungkin karena itu, aku tetap merasa nyaman. Semua orang menyukaiku, setidaknya di depanku. Karena aku tidak terlalu suka konfrontasi. Aku lebih suka damai.
Aku percaya dengan kejahatan, dan orang-orang jahat itu ada, seperti raksasa. Tapi mereka jauh, tak ada di dekatku.
Kesatria
Dia adalah kesatria. Seorang lelaki dari kalangan itu. Seorang petarung. Dalam kehidupannya, dia pernah mereguk kekalahan dan kemenangan. Sudah jatuh bangun, bahkan mungkin merangkak. Hidup tak pernah mulus baginya. Mendengarkan ceritanya seperti membaca buku dongeng. Sangat jauh dari kehidupanku. Kadang aku iri dan sedih mendengarkannya. Sedih, karena aku merasa kehidupanku jauh lebih beruntung darinya. Tapi aku tahu dia menikmatinya, semua proses hidupnya itu. Dan aku iri, iri karena itu semua yang membuatnya lebih bijaksana, jauh lebih bijaksana dari orang-orang seusianya. Bukankah intan yang indah didapat dari tempaan tekanan dan panas bumi?!
Lalu bagaimana dua dunia yang berbeda ini bisa saling beririsan? Ah, itu cerita lain yang rumit. Cerita yang diciptakan Tuhan untuk kami. Bukankah kami masih berada di bawah langit yang sama? Read More......
Sabtu, 23 Februari 2013
...dan aku jatuh cinta (lagi)
Ah, secepat itu res jatuh cinta? Padahal kemarin baru patah hati..
hehe,,jatuh cintanya masih sama orang yang sama kok.. :D
Iya, dia udah putus sama pacarnya. Dan saya tentu saja senang! ^^ *oh,ya Tuhan,maafkan*
So,here we're continuing our story! :)
and I fall in love again with him!
Yah,emang gak bisa jauh-jauh dari orang itu,,he's like my sun, and I fall on his gravity!
Sesakit apapun kemarin, rasanya
sudah terbayar semua. :)
Yah,mungkin aku mulai gila! XD
I hope there will be a happy ending for our story.. (^A^)
XOXO
Selasa, 15 Januari 2013
I.K.S
Karena hati bukan memilih, tapi dipilih.3 hari sudah, rasanya cukup untuk berduka.
Seandainya aku mampu memilih, aku tak akan memilihmu. Aku cukup tau diri.
bukannya luka ini sudah lenyap tak bersisa, hanya saja aku tak mau larut terlalu lama.
pasrah bukan berarti kalah. aku bisa mengerti makna kalimat itu sekarang.
aku hanya ingin terus berharap.
bukankah hidup masih terus berjalan?
bukankah semuanya sudah digariskan? Lalu kenapa kita takut untuk berusaha?! Berharap.
memang sulit awalnya.
membiarkan waktu mengobati luka ini. walau mungkin akan berbekas, setidaknya aku tidak harus diam.
Tuhan, apapun rencanamu, semoga kami bahagia.
Semoga siapapun pendampingnya kelak, bisa membantu dan menemaninya mewujudkan mimpi.
Semoga dia bisa membuatmu tersenyum selalu, seperti kau pernah melakukannya dulu padaku.
Yang bisa kulakukan sekarang adalah berdamai. Berdamai dengan keadaan. Berdamai denganmu. Hanya saja, aku tidak tau darimana harus memulai.
Tiga hari sebelumnya:
kalo aku ditanya apa yang dirasakan saat patah hati, maka jawabannya adalah dingin. Membeku.
Ya itu yang aku rasakan malam itu. Aku benar-benar kedinginan sekaligus limbung tidak bisa berbuat apa-apa.
Saat itu kau bilang kau sudah menjalin hubungan dengan wanita lain. Dia yang mengharapkanmu dari dulu.
Kau tidak tau, aku juga sama sepertinya, hanya terlalu bingung bagaimana menyampaikannya.
Lalu aku katakan perasaanku padamu.
Kamu jawab sama, tapi...tentu saja kamu tidak bisa mengingkari kata-katamu sendiri,ya kan? Atau perasaanmu padanya lebih besar daripada kepadaku. Entahlah, hanya kamu dan Tuhan yang tau.
Aku butuh penjelasan, pikirku. Lalu kau menceritakannya.
Tapi aku malah tidak bisa berpikir. Hanya menangis. Walau tubuhku sudah tak dingin setelah mendapatkan telpon darimu.
Kemudian, aku hanya menertawakan semua ini. How funny is it! Mungkin Tuhan sedang berkelakar denganku. Read More......
Kamis, 10 Januari 2013
My First Japanese Lesson
Sebenernya udah seneng dan familiar sama bahasa Jepang itu udah dari kapan tau. Niat untuk mengerti bahasanya dari pas kuliah, tapi gak jadi mulu.
Akhirnya baru terlaksana sekarang sesudah lulus. Tepatnya kemarin.hehe
Iya, saya milih kursus, karena untuk belajar otodidak saya gak bisa. Biar ada kurikulum yang jelas, dan ada ujian atau tesnya biar terpacu belajarnya.
Dan pelajaran pertama saya adalah
perkenalan (tentu saja). Ini kata-kata perkenalan yang diajarin, yang kayanya udah sangat familiar:
Hajimemashite! (Perkenalkan)Udah itu diajarin nulis huruf-huruf hiragana. Seperti ini:
Watashi wa ~ desu (Saya ~ *diisi nama* )
Watashi wa ~ ni sundeimasu (Saya tinggal di ~ *diisi nama daerah* )
Dojoyoroshiku, onegaisimasu (Senang berkenalan dengan Anda)
| Dari atas ke bawah: a i u e o ka ki ku ke ko sa shi su se so |
| Dari atas ke bawah: ta chi tsu te to na ni nu ne no |
Maafkan, masih jelek. heu,,ini tuh kaya ngegambar atau nulis huruf Arab, ga terlalu berbakat. :(
Udah sih baru itu aja, besok masuk lagi katanya mau dites hafalan huruf-huruf tersebut. Do'akan ya kawan, semoga bisa! Yosh!! (^.^)9 *iket kepala* Read More......
Selasa, 18 Desember 2012
New Friend - Toshiba Canvio Basic
Sebenarnya entah dari kapan tau aku udah ngeceng hardisk eksternal,abisnya cuma punya flashdisk 4 GB. -____-"
Tapi akhir-akhir ini lebih mendesak karena Loppy lagi error. Drive C nya udah merah. :/
So, harus di re-instal dan di-back up data-datanya. Akhirnya tabungan udah kekumpul, dan tralaaaa...hari Sabtu kemarin aku beli hardisk eksternal! ^_^
And it is my new friend:
Perkenalkan Toshiba Canvio Basic 1TB :D *agak pamer dikit*
![]() |
| Bungkusnya |
![]() |
| Penampakannya |
Dan harganya itu lho,,cuma Rp 815.000,-!!! murah** kan??? ^-^ *bangga*
Welcome dear! :*
** harga hasil survey seluruh BEC Read More......
Rabu, 12 Desember 2012
Tips Mengembalikan Ukuran Tampilan Browser
Ini kejadiannya sudah agak lama. Browser saya tiba-tiba berubah jadi lebih besar ukurannya. Awalnya sih karena kelamaan neken touchpad. Setelah googling akhirnya dapet juga solusinya. So wanna share here!
Just simple pattern:
Ukuran normal: tekan CTRL + 0
Ukuran kecil: tekan CTRL + -
Ukuran besar: tekan CTRL + +
Gampang kan?? Selamat mencoba! :)
Senin, 03 Desember 2012
Hujan dan Kamu
![]() |
Ah, aku memang selalu melow..
Tadi sore aku berkhayal, berharap sih lebih tepatnya, hujan-hujanan bersamamu. Aku ingin berlari bersama, merasakan tetesan-tetesan hujan itu bersamamu. Menikmati curahan air yang dilimpahkan Tuhan dari langit. Menari bersama, tertawa bersama.
Do you remember when we're dancing in the rain in that December?Inginnya, suatu saat bisa mengenang saat-saat itu seperti lirik lagu tadi.
Yah, simple mungkin kedengarannya. Tapi memang tidak se-simple itu. Setidaknya untuk saat ini.
Semoga Tuhan mencatatnya sebagai sebuah permohonan. :)
Sumber gambar: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/01/Falling_rain_in_mexico.jpg Read More......
Minggu, 25 November 2012
Missing You
Kita terhubung dengan cara tak biasa. Walau kita tidak terlalu dekat, tapi aku selalu merasa dekat ketika membaca cerita-ceritamu. Mendengar kabarmu lewat fb atau sms sudah cukup membuatku senang. Tapi..
entah kenapa sekarang aku merasa jauh. Padahal berada satu atap langit denganmu. Aku merasa kehilangan, kesepian..
Aku mohon, tetaplah menulis, karena aku ingin selalu terhubung denganmu..
Aku akan sangat menghargainya.. :')













