Tampilkan postingan dengan label must read. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label must read. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2013

Negeri Para Bedebah - Tere Liye

Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

"Aku konsultan keuangan profesional, aku tidak peduli dengan kemiskinan. Yang aku cemaskan justru sebaliknya,kekayaan, ketika dunia dikuasai segelintir orang, nol koma dua persen, orang-orang yang terlalu kaya."
"Ya, kaubayangkan, ketika satu kota dipenuhi orang miskin, kejahatan yang terjadi hanya level rendah, perampokan, mabuk-mabukan, atau tawuran. Kaum proletar seperti ini mudah diatasi, tidak sistematis dan jelas tidak memiliki visi-misi, tinggal digertak, beres. Bayangkan ketika kota dipenuhi orang yang terlalu kaya, dan terus rakus menelan sumber daya di sekitarnya. Mereka sistematis, bisa membayar siapa saja untuk menjadi kepanjangan tangan, tidak takut dengan apapun. Sungguh tidak ada yang bisa menghentikan mereka selain sistem itu sendiri yang merusak mereka."

Pertama kali tahu ada buku ini dari Fans Page-nya Gramedia Pustaka Utama(GPU).
Langsung tertarik dengan judul bukunya, kemudian dengan covernya.


Cover Negeri Para Bedebah
Keren kan?? :)
Awalnya saya pikir isinya tentang caci-maki, sumpah-serapah - dalam bahasa yang disesuaikan tentu saja- tentang negeri ini, ternyata..isinya beda dari yang saya bayangkan!

Halaman awal menceritakan tentang Thomas. Seorang konsultan keuangan. Tiba-tiba dia harus berhadapan dengan orang di masa lalunya, orang yang sangat dia hindari, Om Liem. Om Liem adalah pemilik Bank Semesta yang sedang terancam bangkrut karena krisis ekonomi. Sebelumnya dia menolak untuk membantu Om Liem, tapi sesudah melihat keadaannya, akhirnya, Thomas bersedia membantu agar bank tersebut tidak sampai dijual asetnya. Disini, terjadilah intrik-intrik untuk mewujudkan hal tersebut. Mulai dari para wartawan, berbicara dengan orang-orang berpengaruh, sampai pelarian dari polisi.
Dengan membantu menangani kasus ini, secara tidak langsung Thomas dihadapkan dengan masa lalunya kembali. Ternyata penjahat dari masa lalunya muncul lagi. Mampukah Thomas menangani kasus ini dengan baik? Atau kah dia harus bertekuk lutut di hadapan masa lalunya?

Hal yang menarik dari buku ini adalah ceritanya yang singkat dan cepat, durasi ceritanya hanya 2 hari. How hectic and rushing! Mirip dengan ciri khas alur cerita sang penulis legendaris, Dan Brown, dengan banyak adegan action, tapi tentu saja tanpa thiller. Salah satu adegan favorit saya adalah saat aksi kejar-kejaran dengan polisi. Tapi, di balik kisah Thomas ini, terselip cerita yang mencerminkan kehidupan perekonomian dan politik di negeri ini. Bagaimana orang dengan jumlah populasi nol koma dua persen bisa begitu berpengaruh.

Kekurangannya hanya pada istilah ekonomi yang lumayan banyak dan kurang dapat dimengerti oleh orang awam seperti saya. Tapi tentu saja ada penjelasan dan analogi yang cukup membantu.

Dibalik itu semua, saya sangat merekomendasikan buku ini! Kalau kalian penyuka karya Dan Brown, saya yakin kalian akan suka buku ini! ;)

Buku setebal ini cuma berdurasi 2 hari

Read More......

Jumat, 27 Juli 2012

Why Not??

Beberapa hari yang lalu ada temen di facebook yang bikin status kaya gini:

"saya serasa langsung ditegur baca tulisan ini. kemarin saya menegur teman perempuan yang makan di depan yang sedang berpuasa (dengan galak, padahal niatnya gak beneran galak, gomenne..) Subhanallah, kebayang gimana kehidupan Rasul dulu ya, yang salah sedikit langsung ditegur Allah melalui berbagai cara...."
dan dia menyertakan link ini: Puasa di Jepang: Hormati yang Tidak Puasa!
Lalu saya komen kaya gini:
"wah,,klo sy di rumah seh makan aja di dpn org yg puasa. udah pd ngerti da teh..hehe
klo ditegur jd kesannya org yg puasa itu gila hormat ya,,kecuali klo merokok,,secara keisep jg asapnya.. :D"

dan dia jawab gini:

"sebelum baca artikel ini, saya tadinya menegur orang yang makan di depan orang puasa itu ndak sopan, bukan berarti gila hormat. karena orang berpuasa itu sudah mah menahan lapar haus, menahan nafsu dll, eh jadi ngiler deh liat yang lagi makan enak-enaknya (nambah2in ujian godaan gitu).
cuman setelah baca ini, saya jadi mikir, egois banget kalo kita gak mikirin perasaan orang yang gak puasa, mereka gimana makannya ya, heu... jadi yah, berusaha saling menghormati saja. saling mengerti"

Dari sana saya baru sadar kalau tak semua orang memiliki pemikiran sama seperti saya. Kenapa saya bilang kesannya gila hormat karena semua orang "dipaksa" untuk menghormati orang yang sedang puasa. Selain tidak baik makan dan minum di depan orang yang puasa, padahal kita lagi gak puasa, rumah makan pun tutup selama siang. Kalo saya seh mikirnya, kenapa juga harus tutup? kasian kan orang yang gak puasa. Gimana kalo gak ada rumah makan lain yang dekat dan murah?? *curcol*
Bagiku fine aja kalo rumah makan buka selama puasa. Memangnya, kalo rumah makan buka, terus kita bakalan batal gitu?? Iman kita ga sekecil itu kan..??

Ga usah jauh-jauh deh ngerasain di negara Jepang yang minoritas Muslim. Coba deh kalo puasa sunat, kita kok ga minta dihargai ya? kita bisa survive kan walau pedagang makanan dimana-mana??! Ya anggap saja seperti itu. Kan bisa sekalian nambah pahala puasa. ^_^
Coba ya, kebayang gak sih jaman Rasulullah dulu, ketika masih Jahiliyah, gimana coba puasanya? Justru itu intinya menahan hawa nafsu! ;)

Seperti cerita pada link di atas, saya yakin, kalo kita menghargai orang lain, tanpa diminta dan dipaksa pun, orang lain akan menghargai kita! ^^

Selamat berpuasa kawan,,selamat menahan hawa nafsu! :D

Read More......

Jumat, 30 Maret 2012

Reading - List

Akhirnya jadi juga beli buku-buku ini:

Kiri ke kanan: Klub Film, The Hunger Games, Cantik Itu Luka

Tadinya pengen beli buku Wanita Dalam Lukisan Rose Madder - Stephen King, tapi gak ada.. :'(
Jadinya beli The Hunger Games deh..
Pagi tadi sengaja beli buku ini karena di Gramedia lagi ada diskon 25% untuk buku-buku terbitan Gramedia Pustaka Utama (GPU) dan diskon 38% untuk 38 buku pilihan dari penerbit GPU juga..
Ini diadakan dalam rangka ulang tahun GPU yang ke-38. Hanya sampai 1 April lho! So, jangan sampe terlewat!! ^^

Review menyusul ya! ;)
SSsssstttt,,jangan bilang-bilang mamaku ya, kalo aku beli buku banyak gini! Mama gak suka kalo uang jajanku dipakai buat beli buku (selain buku pelajaran).hehe... v^^


N.B: untung tadi bisa pulang dengan selamat.hihi

Read More......

Rabu, 28 Maret 2012

The Host - Ketika Manusia Menjadi Makhluk Asing

Judul     : The Host - Sang Pengelana
Penulis  : Stephenie Meyer
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Ber-setting masa dimana makhluk asing melakukan invasi ke planet bumi. Seluruh manusia telah dikuasai oleh mereka, para makhluk asing yang disebut "jiwa". Diceritakan, seorang manusia yang berhasil ditangkap, bernama Melanie yang kemudian disisipi, sehingga tubuh dan pikirannya dikuasai oleh makhluk tersebut. Tapi, ada yang aneh setelah proses penyisipan itu. Pikiran Melanie seolah-olah masih hidup di dalam kepalanya, dan ketika "jiwa" yang bernama Wanderer itu mencoba melihat pikiran Melanie, ada semacam dinding yang menghalangi.

Awalnya Wanderer merasa aneh dan lemah, karena tidak bisa menaklukan pikiran Melanie. Tapi lambat laun mereka mulai bersahabat. Ketika itulah, Melanie memperlihatkan rahasia terbesarnya yang selama ini dia simpan. Masih ada manusia lain yang hidup!! Ada Jamie, sang adik, dan Jared, kekasihnya. Mereka adalah orang yang paling Melanie cintai dan lindungi.

Sampai akhirnya pikiran-pikiran dan kenangan Melanie, menuntun Wanderer untuk mencari Jamie dan Jared. Hingga hal itu membawa mereka menemukan kenyataan yang saat itu mereka anggap mustahil! Mereka bertemu dengan manusia lainnya!
Bagaimanakah nasib mereka? Akankah para manusia itu percaya bahwa Melanie masih hidup di dalam tubuh itu?
Tak hanya itu, kisah drama percintaan antara gadis yang memiliki dua pemikiran dan mencintai dua orang yang berbeda. Yang pastinya, aneh dan seru! Bagaimanakah akhir cerita cinta mereka? Semua dijawab di buku ini.

Hal yang paling menarik dari buku ini adalah bagaimana seorang Stephenie Meyer kembali mengambil tema yang 'tidak biasa' dengan mengambil sudut pandang dari makhluk asing dan meramunya menjadi sebuah hal yang familiar sekaligus unik.
Disini, kita bisa bercermin dengan "jiwa", sudah se-manusia apakah kita??
Ketika orang sudah tak saling menghargai dan tak mencintai bumi, masihkah kita pantas hidup disini, di planet bumi? masihkah kita pantas disebut manusia? atau mungkin, makhluk asing itu memang lebih pantas karena bisa menjaga bumi dan membuatnya damai?

Pertama ketika buku ini keluar, saya merasa tidak tertarik, karena saya kira ini buku tentang petualangan masa lalu. Baik cover maupun sinopsis di belakangnya tidak terlalu menarik. Tapi karena tertarik pada pengarangnya, akhirnya saya beli dan baca juga walau agak telat seh!hehe,, dan benar saja pepatah "Don't judge the book by its cover",,karena memang buku ini  sangat bagus! Bahkan lebih bagus daripada Twilight-Series menurutku. Di buku ini, saya telah belajar tentang ketulusan, pengorbanan, bagaimana mencintai dan  menjadi 'manusia'. Kalau kalian suka Twilight-Series, saya yakin, kalian akan lebih suka The Host. :)

Read More......

Selasa, 10 Januari 2012

Pre Order (PO) Filosofi Kopi - Dewi Lestari (Dee)

"Seharusnya ada pepatah bijak yang berbunyi: ‘Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan’. Sekalipun ganjil terdengar, tapi itu penting. Pepatah bukan sekadar kembang gula susastra. Dibutuhkan pengalaman pahit untuk memformulasikannya. Dibutuhkan orang yang setengah mati berakit-rakit ke hulu agar tahu nikmatnya berenang santai ke tepian. Dibutuhkan orang yang tersungkur jatuh dan harus lagi tertimpa tangga. Dibutuhkan sebelanga susu hanya untuk dirusak setitik nila. Dibutuhkan seorang Hera yang mencari Herman"


Pernah baca buku Filosofi Kopi-nya Dewi Lestari atau Dee? Kebetulan aku belum pernah baca.hehe
Sudah beberapa kali aku nyari buku ini, tapi stoknya selalu kosong. Terakhir adalah hari Minggu tanggal 1 Januari aku nyari di Gramedia gak ada juga...
Dan ketika aku buka lagi twitterku (yang entah untuk berapa lama tidak dibuka), aku follow @deelestari. Kemudian aku follow juga @bentangpustaka. Dan di sana kebetulan lagi ada Pre Order untuk cetakan+cover baru bukunya Filosofi Kopi. Tidak hanya itu, keuntungan lainnya juga dapat diskon 30% dan TTD Dee!!! >.<

Waktu PO dimulai dari tangal 5 Januari sampai 17 Januari. Dan pengambilannya tanggal 20 Januari.
Toko buku yang bisa PO hanya di Togamas berikut ini:
  1. Bandung : Togamas Buah Batu, Supratman
  2. Jawa Tengah : Togamas Semarang, Bangkong
  3. Jogja : Gejayan, Galeria, Urip Sumoharjo (GIANT)
  4. Jawa Timur : Malang, Diponegoro, Margorejo, Petra, Jember
  5. Denpasar : Dewata, Denpasar
Tentu saja aku seperti mendapat wangsit! XD
Langsung saja aku bujuk temenku yang juga penyuka Dee, untuk pesen bukunya.

So, tak mau menunggu lama, Senin kemarin aku langsung pergi ma temenku itu naik motor. Dan berhubung aku domisili di Bandung, jadi pesennya ke Togamas yang di Supratman, kebetulan lebih dekat :D
Sesampainya di sana, kami ngantri di kasir dan ngisi formulir. Harga awalnya: Rp 47.000,- setelah diskon menjadi: Rp 32.900,- . Itu pun masih bisa DP 10%. ^_^

Dan perjalanan pulang kami ditutup dengan hujan...tapi tak apalah,,,demi bukunya Dee~

Ingin lihat penampakan baru covernya? ini dia:



N.B:
Bagi yang di luar kota tersebut, dapat memesan bukunya di:
  1. Kutukutubuku
  2. Bukukita
  3. Bukabuku
Sumber foto, data, dan sinopsis:
http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=buku_full&id=5971
https://www.facebook.com/notes/bentang-pustaka/pre-order-filosofi-kopi-new-edition-dewi-dee-lestari/10150580726575269

Read More......